Peduli Kasih Korban yang Terkena Musibah di DIY

Hujan deras disertai angin kencang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Akibat bencana alam ini, sejumlah bangunan ambruk akibat angin kencang dan longsor.

Sebanyak 56 titik kejadian pohon tumbang di wilayah kota Yogyakarta 1 titik di kabupaten Bantul 29 titik, kabupaten Kulonprogo 6 titik, kabupaten Gunung Kidul 6 titik dan kabupaten Sleman 12 titik.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, memantau adanya siklon tropis Cempaka di selatan Jawa dan bibit siklon tropis di barat daya Bengkulu. Siklon tropis dan bibit siklon tropis tersebut mengakibatkan terbentuknya pola belokan angin dan konvergensi di wilayah Indonesia.

Hal tersebut rupanya berdampak pada peningkatan tinggi gelombang, hujan lebat, angin kencang, maupun potensi puting beliung. Selain itu, siklon tropis Cempaka dapat mengubah arah sebaran debu vulkanik Gunung Agung ke pusat siklon.

Diperkirakan dalam beberapa hari ke depan terdapat peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat, petir dan angin kencang di beberapa wilayah. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat, khususnya di daerah rawan longsor.

 

 

 

Efek badai tersebut turut pula dirasakan oleh beberapa siswa-siswi SMK PENERBANGAN AAG yang tempat tinggalnya terkena imbas dari bencana alam tersebut. Oleh karena itu keluarga besar SMK Penerbangan melakukan aksi peduli penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan. Dimana penggalangan dan penyerahan bantuan tersebut dikoordinir oleh Endang Wahyu Widayati,S.Pd selaku wakil Kepala Sekolah bidang Humas Hubin.

Diharapkan melalui aksi peduli ini dapat meringankan dan membantu para korban secara baik materi dan moril.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *